> Traffic Warning

Found 13 Results
View Small Map
1.Info Daerah Rawan Banjir
JAKARTA PUSAT
   1. Matraman Dalam, St. Caroles, Lampu Merah Matraman
   2. Kalipasir Kwitang
   3. Bunderan HI, Kebon Kacang, Teluk Betung
   4. Pejompongan/AL
   5. Jatipinggir
   6. Mangga Dua
   7. Karang Anyar
   8. Serdang
   9. Gunung Sahari depan Hotel Golden, Pintu Besi
  10. Cempaka Putih, Lampu Merah Coca Cola
  11. Jl. Caringin, Jl. Biak
  12. Gambir
  13. Petojo Selatan
  14. Stasiun Tanah Abang, Petamburan
  15. Kolong Land Mark (Dukuh Bawah)
  16. Jl. Latuharhary
  17. Roxy
  18. Depan Sarinah Lajur Kiri
  19. Kampung Bencong
  20. Rawa Sari
  21. Jl. Letjend. Suprapto


JAKARTA UTARA
   1. Kapuk Kamal, Kapuk Kamal Sediatmo
   2. Cilincing KBN, Pluit, Warakas
   3. Pantai Indah Kapuk, Semper
   4. Kapuk Muara, Teluk Gong, Muara Angke
   5. Jl. Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading
   6. Pademangan Barat, Pademangan Timur
   7. Jl. Raya Hybrida, Rorotan/Babek ABRI
   8. Sunter Agung, Sunter Jaya, Sunter Timur, Kodamar
   9. Pegangsaan
  10. Lagoa Buntu
  11. Kebon Bawang
  12. TL Podomoro
  13. Sungai Bambu
  14. Papanggo
  15. Jl. Yos Sudarso, Perum Walikota Jakarta Utara
  16. Justus
  17. Cakung - Tanjung Priuk Depan KBN
  18. Dewa Ruci, Dewa Kembar
  19. Rawa Badak, Tugu, Lagoa, Tugu Utara
  20. TL Plumpang


JAKARTA BARAT
   1. Rawa Buaya
   2. Duri Kosambi, Jelambar
   3. Tegal Alur
   4. Kapuk Kedang/Poglar
   5. Cengkareng, Jl. Daan Mogot
   6. Kembangan Green Garden, Meruya, Pesing
   7. Jl. Gajah Mada, Mangga Besar
   8. Jl. Latumenten
   9. Krendang, Duri Utara
  10. Jl. Tubagus Angke
  11. Tomang, Rawa Kepa, Tanjung Duren
  12. Jati Pulo
  13. Pinangsia
  14. Jembatan Dua, Jembatan Tiga
  15. Duri Kepa
  16. Grogol, Jl. S. Parman, Jl. Kyai Tapa
  17. Sukabumi Utara, Pos Pengumben, Jl. Panjang, Kelapa Dua


JAKARTA SELATAN
   1. IKPN
   2. Jl. MT. Haryono
   3. Jl. Casablanca
   4. Kebalen, Mampang Prapatan, Tegal Parang
   5. Jl. HR. Rasuna Said, Setiabudi Barat
   6. Petogogan
   7. Pondok Karya
   8. Damai Jaya
   9. Pulo Raya
  10. Jl. Jenderal Sudirman
  11. Bukit Duri, Kebayoran Baru, Bidara Cina, Kampung Melayu
  12. Pengadegan, Kalibata, Rawa Jati, Gang Arus
  13. Cipulir, Ciledug Raya, Ciputat Raya, Pondok Pinang, Cireundeu Permai
  14. Jl. Raya Lenteng Agung
  15. Jl. Pondok Cabe
  16. Jl. TB. Simatupang, Jl. Raya Fatmawati, Ragunan
  17. Menteng Pulo


JAKARTA TIMUR
   1. ASMI, Perintis
   2. Pulo Mas
   3. Pulo Nangka
   4. Rawa Bunga
   5. Kebon Nanas
   6. Cipinang Jaya, Cipinang Indah, Cipinang Muara, Cipinang Melayu
   7. Jl. Kebon Pala, Halim
   8. Malaka Selatan, Pondok Kelapa
   9. Buluh Perindu, Tegal Amba
  10. Halim Perdanakusuma, Underpass Cawang
  11. Kramat Jati, Kampung Rambutan, Ciracas, Cibubur
  12. Pinang Ranti
  13. Ujung Menteng
  14. Jl. DI. Panjaitan
  15. Jl. Asem Baris Kampung Melayu
  16. Kolong Cawang
  17. Jl. Otista Raya
  18. Jl. Jatinegara Barat
  19. St. Carolus s/d Matraman
  20. Jl. Swadaya, Duren Sawit (Depan RS. Duren Sawit)
  21. Jl. Kolonel Sugiono
  22. Bidara Cina
  23. Perintis Kemerdekaan


KODYA BEKASI
1. Jl. Raya Siliwangi, Perempatan Rawa Panjang s/d Bantar Gebang
2. Jl. Jenderal Sudirman Kranji Bekasi Barat, Rel KA Kranji s/d Tugu Perbatasan DKI Jakarta
3. Jl. Raya KH. Noer Ali Kali Malang, Hero s/d Sumber Artha
4. Jl. Raya Jatiwaringin s/d Ps Pondok Gede
5. Jl. Joyo Martono, Bulak Kapal, Bekasi Timur
6. Jl. Ahmad Yani, Pertigaan Pemda s/d Tol Bekasi Barat
7. Tol Bekasi Cikampek KM 8.400
8. Tol Bekasi Cikampek KM 11.300

KABUPATEN BEKASI
1. Jl. Raya Kalimalang
2. Jl. MH. Tahmrin, Lippo Cikarang
3. Jl. Kawasan Jababeka
4. Jl. Raya Lemah Abang - Kedung Waringin

KODYA TANGERANG
1. Jl. Jenderal Sudirman, TL Tanah Tinggi s/d Perempatan PLN
2. Jl. Benteng Betawi, dari TL s/d Terminal Poris Plawad
3. Jl. Daan Mogot, Tanah Tinggi s/d Jembatan Batu Ceper
4. Jl. Gatot Subroto, Perempatan Cimone s/d Manis Jaya

KABUPATEN TANGERANG
1. Jl. Gatot Subroto, Cikupa
2. Jl. Gatot Subroto, Balaraja
3. Jl. Raya Puspitek Tangerang

DEPOK
1. Jl. Margonda Raya
2. Jl. Cinangka / Bojongsari/ Sawangan
3. Jl. Ir. Juanda
4. Jl. Raya Bogor/ Tol Cibubur/ Cimanggis

KPPP
1. Perempatan Jl. Panjaitan/ Jl. Raya Pelabuhan

Jakarta Selatan
 
2.Info Jalan Rusak & Berlobang Wilayah Jabodetabek
1. JAKARTA SELATAN
    - Jl. Haji Nawi ( TL. ITC Fatmawati arah Pondok Indah)
    - Jl. Jenderal Gatot Subroto (Depan Balai Kartini)
    - Jl. Raya Lenteng Agung, Sebelum Fly Over (Galian gorong-gorong & Pengecoran)
    - Jl. RC. Veteran (Kolong Tol BSD)
    - Flv Over Pancoran (Arah Timur)
    - Jl. TB. Simatupang (Arah Timur sebelum SPBU)
    - Jl. MT. Haryono (Arah Timur)
    - Sekitar TL. STM Penerbangan
    - Jl. Minangkabau sampai depan Mako Pomdam Jaya Manggarai
    - Jl. HR. Rasuna Said (dekat Patung 66 arah Utara)

 
2. JAKARTA TIMUR
    - Jl. Raya Kalimalang (Dari Pangkalan Jati arah Gudang Seng)
    - Jl. Raya Bekasi (Bawah Jembatan Tol Cakung dekat TL. Cacing)
    - Jl. Raya Bekasi (Depan Perumahan Taman Modern Cakung arah Barat & Timur)
    - Jl. Raya Bekasi (Depan SPBU Shell Cakung)
    - Jl. Sutoyo arah Jagorawi
    - Depan Wika arah Utara
    - Putaran depan BAKN dari PGC arah UKI
    - TL. depan Kodam Jaya (arah Utara)

3. JAKARTA BARAT
    - Jl. S. Parman (Depan Hotel Ibis)
    - Jl. S. Parman (Depan Gedung Walikota Lama)
    - Jl. Daan Mogot (Depan Jaya Mix)
    - Jl. Muchtar Raya (Arah Komplek DKI) 
    - Jl. Ring Road Raya Cengkareng
    - Jl. Simprug arah Rel KA (jalannya miring)

4. JAKARTA UTARA
    - Depan Pelabuhan Sunda Kelapa
    - Jl. Teluk Gong (dari Bandengan Terusan s/d BHI)
    - Jl. Perintis Kemerdekaan (Arah Timur)
    - Jl. Lodan (Dari Bunda Mulia s/d Mesjid Kramat)
    - Jl. Raya Cacing (Pintu Tol Rorotan II ke Utara)
    - Jl. Raya Cacing (Depan PT. Komatsu ke Utara) 
    - Jl. Raya Cacing (Depan PT. Justus ke Utara)
    - Jl. Raya Cacing (Depan PT. SPM)

5. JAKARTA PUSAT
    - Jl. Pemuda (Lapangan Tembak, TL. Hotel Mulia)
    - Depan Hotel Mulia (Arah TL. Lapangan Tembak)
    - Jl. Kramat Raya (Layang Senen)
    - Dekat TL. Matraman

6. BOGOR
    - Jl. Raya Pajajaran (mulai dari persimpangan ke Jl. Lawanggintung dan Jl. Sukasari)
    - Jl. Pajajaran (di daerah Warungjambu depan SPBU)
    - Jl. Raya Soleh Iskandar
    - Persimpangan Jl. Kedunghalang dengan Jl. Baru atau Jl. Soleh Iskandar
    - Persimpangan Jl. ke Cilebut dan Kebon Pedes
    - Persimpangan Perumahan Taman Yasmin
    - Jl. Suryakencana
    - Jl. Cibalagung atau Pasir Kuda hingga ke Jl. Gunungbatu
    - Jl. Raya Cipaku (Jalan alternatif Bogor-Sukabumi / jalan pengalihan kemacetan arus lalu lintas dari Ciawi dan Kota Bogor)

7. TANGERANG
    - Jl. Soleh Iskandar
    - Jl. Cisoka
    - Jl. Raden Fatah
    - Jl. WR. Supratman

8. BEKASI
    - Jl. Raya Narogong, Bekasi Timur
    - Jl. Raya Pekayon
    - Jl. Raya Pondok Gede
    - Jl. Taruma Jaya
    - Jl. Jatiwaringin
    - Jl. Raya Jati Mekar, Pondok Gede

9. DEPOK
    - Jl. Raya Bogor (Pertigaan Palsigunung)
    - Depan Hotel Genggong
    - Depan Radar AURI
    - Depan Pabrik Kimia Cognis
    - Depan Pasar Cisalak
    - Jl. RA. Kartini (Hingga Menuju Citayam)
    - Simpangan Depok
    - Sebelum TL. Gaplek Pamulang
    - Pertigaan Arah Kodim
    - Sepanjang Jalan Raya Meruyung (Melintasi Mesjid Kubah Emas)
    - Jl. Raya Limo
    - Jl. Raya Cinere

Bagi masyarakat pengguna kendaraan yang akan melintasi lokasi tersebut dihimbau untuk berhati-hati dan waspada, bila memungkinkan agar mencari jalan alternatif.
Jakarta Pusat
 
3.Info Lokasi tetap Pelaksanaan HBKB Wilayah DKI Jakarta Tahun 2012

Lokasi tetap Pelaksanaan HBKB  Wilayah DKI Jakarta Tahun 2012


Pemprov DKI Jakarta terus memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan program Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day agar bisa dinikmati semua warga Jakarta. Mulai hari ini Minggu (13/5) , ada sejumlah perubahan terkait pelaksanaan HBKB yang salah satunya bertujuan mengurangi kadar polusi di ibu kota
Berikut Lokasi tetap Pelaksanaan HBKB:
  1. Tingkat Propinsi : Jl.Jend.Sudirman - Jl.MH Thamrin (Persimpangan Tugu Api Nan Tak Kunjung Padam samapaidengan persimpangan Jl.MH Thamrin - Jl.Medan Merdeka Barat.
  2. Kota Administratif Jakarta Timur :Jl.Pemuda (Persimpangan ARION (Jl.Pemuda-Jl.Velodrome) sampai dengan persimpangan Jl.Pemuda - Jl.Bekasi Raya).(Tr /TMC)
  3. Kota Administratif Jakarta Utara : Jl Danau Sunter Selatan (Persimpangan Jl.Danau Sunter Selatan - Jl.Danau Sunter Utara samapi persimpangan Jl Danau Sunter Selatan  - Jl Danau  sunter Barat).
  4. Kota Administraatif Jakarta Pusat : Jl.Letjend Soeprapto (Persimpangan Jl.Letjend Soeprapto - Jl.Ahmad Yani Samp FO Galur)
  5. Kota Administratif Jakarta Selatan : Jl.Sisingamangaraja (Tugu selamat datang sampai Jl.Truno Joyo - Jl.Kyai Maja (CSW).
  6. Kota Administratif Jakarta Barat : Kawasan Kota Tua Taman Sari ( Jl.Kali Besar Utara - Jl.Kalibesar Timur-Kali besar Barat-Jl Kopi - Jl.Kalibesar Timur 2 - sebagian JlKali Besar Timur 3,4 dan 5 - Jl.Pos Kota


 
4.Info Pengguna Sirine Dan Lampu Rotator
Belakangan ini banyak kita lihat di jalanan baik mobil maupun sepeda motor menggunakan sirine atau lampu rotator.
Padahal tidak semua kendaraan bisa menggunakan lampu rotator, bahkan bila tidak sesuai bisa ditindak oleh polisi karena melanggar undang-undang.

Mengacu pada UU Nomor 14 Tahun 1992 dan Pasal 72 PP Nomor 43 Tahun 1993, tentang Prasarana dan Lalu Lintas, bahwa isyarat peringatan dengan bunyi yang berupa sirene hanya dapat digunakan oleh:
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas termasuk kendaraan yang diperbantukan untuk keperluan pemadam kebakaran.
b. Ambulans yang sedang mengangkut orang sakit.
c. Kendaraan jenazah yang sedang megangkut jenazah.
d. Kendaraan petugas penegak hukum tertentu yang sedang melaksanakan tugas.
e. Kendaraan petugas pengawal kendaraan Kepala Negara atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara.

Sedangkan di PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 44 TAHUN 1993 TENTANG KENDARAAN DAN PENGEMUDI, Pasal 66 disebutkan:
Lampu isyarat berwarna biru hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :
a. Petugas penegak hukum tertentu.
b. Dinas pemadam kebakaran.
c. Penangulangan bencana.
d. Ambulans.
e. Unit palang merah.
f. Mobil jenazah.

Dan Pasal 67, disebutkan : Lampu isyarat berwarna kuning hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :
a. Untuk membangun, merawat, atau membersihkan fasilitas umum.
b. Untuk menderek kendaraan.
c. Untuk pengangkut bahan berbahaya dan beracun, limbah bahan berbahaya dan beracun, peti kemas dan alat berat.
d. Yang mempunyai ukuran lebih dari ukuran maksimum yang diperbolehkan untuk dioperasikan di jalan.
e. Milik instansi pemerintah yang dipergunakan rangka keamanan barang yang diangkut.
Bagi pemilik kendaraan pribadi dilarang membunyikan sirine dan memasang lampu rotator jika tidak termasuk dari golongan tersebut di atas



 
5.Info Standarisasi Helm SNI
Kewajiban penggunaan helm berstandar SNI diberlakukan karena tingkat kecelakaan bagi pengendara motor lebih banyak. Oleh karena itu, dihimbau masyarakat agar menggunakan helm ber-SNI bagi pengendara motor, baik yang mengendarai maupun yang dibonceng hal tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan.

Badan Standardisasi Nasional mengeluarkan ketentuan SNI 1811-2007 tentang helm pengendara kendaraan roda dua. Disesuaikan dengan Standar Internasional Rev.1/Add.21/Rev.4 dari E/ECE/324 dan E/ECE/TRANS/505 yang mengacu pada ketentuan Economic Community of Europe (EEC) dan telah diterapkan oleh lebih dari 50 negara dunia.

Standar ini menetapkan spesifikasi teknis helm pelindung bagi pengguna motor. Meliputi klasifikasi helm standar terbuka (open face) dan helm standar tertutup (full face).
Syarat mutu meliputi persyaratan umum (bahan dan konstruksi) dan kinerja.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengeluarkan hasil uji mutu material dan teknis helm SNI, antara lain :
1. Terbuat dari bahan bukan logam yang kuat, tidak berubah jika ditempatkan di ruang terbuka pada suhu 0ºC sampai 55ºC selama paling sedikit 4 jam dan tidak terpengaruh oleh radiasi ultra violet.

2. Tahan dari akibat pengaruh bensin, minyak, sabun, air, deterjen dan pembersih lainnya.
Bahan pelengkap helm harus tahan lapuk, tahan air dan tidak dapat boleh terbuat dari bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau penyakit pada kulit, tidak mengurangi kekuatan terhadap benturan maupun perubahan fisik sebagai akibat dari bersentuhan langsung dengan keringat, minyak dan lemak si pemakai.

3. Konstruksi helm terdiri dari tempurung keras dengan permukaan halus, lapisan peredam benturan dan tali pengikat ke dagu.
Tinggi helm sekurang-kurangnya 114 mm diukur dari puncak helm ke bidang utama.Yaitu bidang horizontal yang melalui lubang telinga dan bagian bawah dari dudukan bola mata.
Sedangkan keliling lingkaran bagian dalam helm berkisar antara 500 mm-620 mm (sesuai ukuran S, M, L, XL).

Syarat kinerja terdiri dari batok, sistem penahan, ketahanan benturan miring dari pelindung dagu.
Cara uji meliputi uji penyerapan kejut, uji penetrasi, uji efektifitas sistem penahan, uji kekuatan sistem penahan dengan tali pemegang, uji untuk pergeseran tali pemegang, uji ketahanan terhadap keausan dari tali pemegang.


 
6.Larangan Menggunakan HP Saat Mengemudi Kendaraan
Bagi pengemudi dilarang menggunakan alat telepon selular disaat mengemudikan kendaraan.

Pasalnya aktifitas tersebut dinilai melanggar pasal 283, UU No. 22 tahun 2009

Peraturan yang berbunyi "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).", sudah efektif sejak tahun lalu.

Diharapkan para pengguna jalan dapat mematuhi aturan tersebut demi keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.





 
7.Lokasi Rawan Kejahatan
Beberapa titik kemacetan di Jakarta yang berimbas sebagai lokasi rawan tindak kejahatan di antaranya :
1. Jakarta Pusat
   - Perempatan Coca Cola
   - Jalan Ahmad Yani
   - Simpang Lima Senen
   - Jl. Asia Afrika, Senayan

2. Jakarta Timur
   - Perempatan Pasar Rebo
   - Perempatan Arion
   - Rawamangun

3. Jakarta Utara
   - Jl. Raya Cacing
   - Cilincing
   - Perempatan Mambo
   - Tanjung Priok
   - Jl. Perintis Kemerdekaan
   - Jl. Teluk Gong
   - Jl. Ampera

4. Jakarta Selatan
   - Perempatan Pancoran
   - Mayestik
   - Jl. Cipete Raya
   - Jl. Raya Cilandak
   - Pasar Jum'at

5. Jakarta Barat
   - Jl. layang di ruas Jalan S. Parman arah Slipi
   - Perempatan Grogol
   - Perempatan Tomang (tepatnya dari arah Tol Kebon Jeruk)
   - Perempatan Cengkareng dan Pesing

Aksi kejahatan yang sering dilakukan berupa pencongkelan kaca spion, penodongan, perampokan, pemerasan dan bentuk kejahatan lainnya.


 
8.Lokasi Rawan Ranjau Paku
Beberapa lokasi rawan ranjau paku di Wilayah DKI Jakarta, antara lain :
- Jakarta Barat
   1. Jl. S. Parman dari RS. Harapan Kita arah lampu merah Slipi
   2. Dari lampu merah Slipi ke arah Tomang
   3. Layang Slipi Pejompongan arah Gedung MPR/DPR
   4. Jembatan layang Pesing dikedua arah

- Jakarta Selatan
   1. Fly Over Permata Hijau ke arah Pondok Indah (Depan Masjid Istiqomah)
   2. Dari William Mobil ke arah lampu merah Kostrad
   3. Jl. Prof. Satrio (Dari Mal Ambassador ke arah Casablanca)
   4. Terowongan Casablanca (arah Mal Ambassador)
   5. Jl. Gatot Subroto (dari depan Bank Mandiri sebelum polda sampai Semanggi)
  6. Jl. Gatot Subroto (Semanggi hingga ke perempatan lampu merah Kuningan dan arah sebaliknya)
   7. Silkar Kebayoran Lama arah Pakubuwono
   8. TL. Fatmawati arah Trakindo
   9. Layang Jagakarsa arah Ranco
  10.Jl.Buncit Raya arah Mampang dikedua arah
  11.Jl.Kemang atas arah Blok O
  12.Dari Menara Saidah ke arah perempatan Kuningan (Perempatan Patung Pancoran & Fly Over Pancoran)

- Jakarta Timur
   1. Jl. TB. Simatupang (Dekat Fly Over Lenteng Agung dan ke arah Pasar Minggu)
   2. Jl. MT.Haryono Cawang arah ke Baypass kedua arahnya setelah layang Cawang Kompor
   3. Kolong Cikoko arah Pancoran
   4. Jembatan layang Klender dari arah Pondok Bambu arah Pulogadung (Pahlawan Revolusi)
   5. Jl. Pramuka dikedua arah
   6. Jl. Perintis Kemerdekaan dari arah Pulogadung kearah Cempaka Putih
   7. Jl. Letjend. MT. Haryono (Depan Departemen Kelautan & Perikanan)

- Jakarta Pusat
   1. Jl. Gatot Subroto hingga ke perempatan lampu merah Kuningan dan arah sebaliknya
   2. Jl. Majapahit (Dari Tanah Abang menuju Harmoni)
  3. Jl.Gatot Subroto dari depan Bank Mandiri sebelum Polda Metro Jaya sampai Semanggi
   4. Jl. Gatot Subroto (Depan Manggala Wanabakti arah Permata Hijau)
   5. Jl. Tugu Tani dari arah Kebon Sirih menuju Senen
   6. Dari Senen menuju Medan Merdeka Selatan
   7. Putaran Dubes Amerika Serikat
   8. Fly Over Senen

- Jakarta Utara
   1. Jl. Perintis Kemerdekaan arah Pulogadung .
   2. Jl. Yos Sudarso dari Cempaka Putih arah Tanjung Priok
   3. Jl. Enggano dari Terminal bus Tanjung Priok menuju Pos 8


Himbauan kepada para pengendara jika akan melintas di daerah rawan Ranjau Paku :
* Jangan melintas dikiri jalan, karena paku–paku biasanya disebarkan di kiri/tepi jalur jalan.
* Jangan melindas barang-barang yang kelihatannya sepele, semisal : bungkus rokok, koran, kantung plastik atau korek api, sebab kemungkinan didalamnya ada paku.


 
9.Info Jalur Alternatif dari Kapten Tendean/ Pancoran menuju Jalan Prof.Dr.Satrio /Tanah Abang

Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan layang non tol Kampung Melayu - Tanah Abang paket Casablanca di Jl. HR. Rasuna Said - Jl. DR. Satrio Jakarta Selatan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi DKI Jakarta kembali harus menutup ruas jalan dan mengalihkannya.

Penutupan akan dilakukan di jalan HR. Rasuna Said sisi Selatan sepanjang kurang lebih 103 meter. Hal tersebut akan dilakukan selama 2 bulan, dan akan dimulai pada tanggal 21 mei 2011.

Adapun pengaturan lalu lintas atau jalan alternatif yang dapat dilalui dari arah Selatan (Kapten Tendean / Pancoran) yang akan menuju ke arah Barat (Tanah Abang) selama penutupan tersebut berlangsung antara lain:

  1. Jalan Mampang Prapatan - Jalan HR Rasuna Said - Kedutaan Besar Singapura/Polandia belok kiri - Jalan Gilimanuk - TL Gilimanuk belok kanan - Jalan Denpasar Raya - Jalan Prof Dr Satrio dan seterusnya.

  2.  Jalan Mampang Prapatan - Jalan HR Rasuna Said - Kedubes Singapura/Polandia belok kiri - Jalan Gilimanuk - Jalan Mega Kuningan - Lingkar Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jalan Prof Dr Satrio dan seterusnya.

  3.  Jalan Mampang Prapatan - Jalan HR Rasuna Said - Kedubes Belanda belok kiri - Jalan Denpasar Raya - Jalan Prof Dr Satrio dan seterusnya.

  4.  Jalan Mampang Prapatan - Jalan HR Rasuna Said - Kedubes Belanda belok kiri - Jalan Mega Kuningan - Lingkar Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jalan Prof Dr Satrio dan seterusnya.

  5.  Jalan Mampang Prapatan - Jalan HR Rasuna Said - Jalan Denpasar Selatan - belok kanan - Jalan Denpasar Raya - Jalan Prof Dr Satrio dan seterusnya.

  6. Jalan Mampang Prapatan - Jalan HR Rasuna Said - Jalan Denpasar Selatan - belok kanan - Jalan Denpasar Raya - belok kiri - Jalan Mega Kuningan - Lingkaran Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jalan Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Sedangkan yang hendak melintas dari arah jalan Prof. DR Satrio/Tanah Abang yang akan menuju arah Pancoran/Mampang dapat melalui jalur berikut.

  • Jalan KH Mas Mansyur - Jalan Prof Dr Satrio - lewat underpass Casablanca - berputar di Jalan Casablanca - Jalan HR Rasuna Said dan seterusnya.

Dari arah jalan Prof. DR. Satrio (Bagian Utara) menuju jalan Prof. DR. Satrio bagian Selatan dapat melalui:

  •  Jalan Mas Mansyur - Jalan Prof Dr Satrio (bagian utara) - underpass Casablanca - U Turn Jalan Casablanca - underpass Casablanca - Jalan Prof Dr Satrio (bagian selatan).

Demikian jalur-jalur alternatif yang dapat dilalui selama penutupan tersebut berlangsung. Dihimbau kepada para pengguna jalan agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan dan mematuhi rambu lalu lintas serta petunjuk petugas di lapangan.


Jakarta Selatan
 
10.Info Penutupan Akses Jl.Satrio Menuju Jl.HR.Rasuna SaidDinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melakukan menutup akses Jl Prof Dr Satrio menuju Jl HR Rasuna Said,Pada hari  Minggu tanggal 11September 2011. Penutupan jalan ini terkait pembangunan jalan layang non tol (JLNT) Kampungmelayu - Tanahabang.
Para pengguna jalan dapat melintasi jalan alternatif yang telah disediakan yakni Jl Denpasar Utara yang berada tepat di belakang Kedubes Malaysia.
Adapun untuk pengaturan lalu lintas terkait penutupan tersebut, kendaraan dari arah Jl Satrio (Tanahabang) yang akan menuju Jl HR Rasuna Said (Menteng) dapat melalui Jl Denpasar Raya Utara - Jl Pendurenan Masjid Raya - ke kanan Jl HR Rasuna Said dan seterusnya. Selain itu, Kendaraan dari arah Jl Prof Dr Satrio (Tanahabang) yang akan berputar kembali ke Jl Satrio dapat melalui underpass Casablanca – berputar di putaran Casablanca dan seterusnya.

 
11.Informasi 33 Lokasi Pencongkelan Spion Mobil Mewah

33 Lokasi Rawan Pencongkelan Spion Mobil Mewah

Bagi para pengendara mobil mewah harus berhati-hari saat melewati jalan dengan kondisi sangat padat.

Polda Metro Jaya merilis ada 33 lokasi rawan aksi pencurian kaca spion.

Lokasi-lokasi yang rawan akan aksi pencurian kaca spion adalah sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat:

  • Jalan Hayam Wuruk.

  • Sekitar Gajah Mada Plaza.

  • Simpang Coca-cola.

  •  Ahmad Yani.

  • Senen.

2. Jakarta utara:

  • Cilincing.

  • Perempatan Mambo.

  • Tanjung Priok.

  • Perintis Kemerdekaan.

  •  Teluk Goong.

  • Ampere.

3. Jakarta Barat:

  • Cengkareng.

  • Perempatan Grogol.

  • Tomang.

  • Slipi.

  • Pesing.

  • Roxy

4. Jakarta Selatan:

  • Pancoran.

  • Mayestik.

  • Cipete Raya.

  •  Cilandak.

  •  Pasar Jumat.

5. Jakarta Timur:

  •  Pasar Rebo.

  • Perempatan Arion.

  •  Rawamangun.

6. Bekasi:

  • Jalan Raya Bekasi.

  •  Kranji.

  •  Ujung Menteng.

  •  Kalimalang.

7. Tangerang Kota:

  • Jalan Benteng Betawi.

  •  Daan Mogot.

8. Depok:

  • Jalan Raya Margonda.


 
12.Informasi Jalan Alternatif Menuju Casablanca atau Kampung Melayu

Untuk mempelancar arus lalu lintas dilokasi pemasangan tiang pondasi jalan layang non tol (JLNT) Kampungmelayu-Tanahabang di kawasan Casablanca, Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya telah menetapkan penutupan akses jalan menuju Jalan Satrio mulai diberlakukan, Selasa 12 April 2011.

Penutupan mulai pukul 06.00 dan berlangsung selama tiga bulan ke depan, sebagian ruas Jalan Prof Dr Satrio.

8 Jalan alternatif yang disarankan untuk dilalui kendaraan dari arah Monas (utara) menuju Casablanca atau Kampungmelayu:

  1. Jl.Medan Merdeka Barat – Bundaran Air Mancur – TL Kebon Sirih berbelok ke kiri – Jl.Kebon Sirih – Tugu Tani – Jl.Menteng Raya – Taman Suropati – Jl.Imam Bonjol – Jl.Rasuna Said.

  2. Jl.Medan Merdeka Barat – Bundaran Air Mancur – Jl.M.H. Thamrin – TL.Sarinah berbelok ke kiri – Jl.Wahid Hasyim – TL.Cemara berbelok ke kanan – TL.Yusuf Adiwinata – TL.Cokroaminoto – Jl.Rasuna Said.

  3. Jl.Medan Merdeka Barat – Bundaran Air Mancur – Jl.M.H.Thamrin – Bundaran HI – Jl.Imam Bonjol – Taman Suropati – Jl.Rasuna Said.

  4. Jl.Medan Merdeka Barat – Bundaran Air Mancur – Jl.M.H. Thamrin – Bundaran HI – Jl.Jenderal Sudirman – Jl.Blora – Jl.Latuharhari – Jl.Cimahi – Jl.Cianjur – Jl.Rasuna Said – Jl.DR. Satrio.<

  5. Jl.Medan Merdeka Barat – Bundaran Air Mancur – Jl.M.H. Thamrin – Bundaran HI – Jl. Jenderal Sudirman – Duku Atas berbelok ke kiri – depan Hotel Shangrila – TL.Karet berbelok ke kiri – Flyover Sudirman – Jl.DR.Satrio.

  6. Jl.MH.Thamrin – Jl.Jenderal Sudirman – Semanggi (memutar) – Jl.Jenderal Sudirman (arah utara) – Benhil – gedung Dharma Wanita berbelok ke kiri – memutar samping Hotel Le Meridien – Flyover Sudirman – Jl.DR.Satrio.

  7. Jl.Medan Merdeka Barat – Bundaran Air Mancur – Jl.Budi Kemuliaan – Jl Abdul Muis – Jl KH Mas Mansyur – Flyover Sudirman – Jl.DR.Satrio.

  8. Jl.M.H. Thamrin – Bundaran HI – Jl.Jenderal Sudirman – Jl.Dukuh Atas berbelok ke kiri – Jl.Setiabudi Tengah – Jl.Galunggung memutar – Jl.Halimun – Jl.Rasuna Said.



 
13.Informasi Jalur Alternatif P. Antasari-Blok MBagi para pengendara kendaraan roda empat atau roda dua yang akan melewati jalur di sekitar lokasi pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Pangeran Antasari- Blok M, diimbau menggunakan jalur-jalur alternatif. Sebab, pembangunan JLNT telah pada tahap pengeboran tiang pondasi jalan, sehingga menggunakan badan jalan. Pelaksanaannya seiring dengan penutupan jalur lalu lintas jalan. Tentunya dilakukan pengalihan arus.
Jalur alternatif yang disediakan yaitu:
Jalur Taman Brawijaya –> Brawijaya –> Walikota Jakarta Selatan.
Jl Prapanca 1 --> Brawijaya 4 --> Darmawangsa 8 –> Brawijaya Raya –> Walikota.



 


Jakarta Mendung Sebagian Merata
25 C
Update pukul 06:38 WIB

03/11/2014 - 09:38 WIB
TRAFFIC WARNING :
26/11/2014 - 16:12 WIB
Salemba
26/11/2014 - 15:31 WIB
Antasari
Informasikan kondisi seputar arus lalu lintas, banjir klik untuk mengisi form
 LET'S GO TO
Depok
View Detail   View Map

 
  Copyright ©2003 Cybermap.co.id, all rights reserved
Cybermap is trademark of CBN, powered by CBN
Please read Legal Disclaimer and Privacy Policy